Bandung, 16 Februari 2024 – Sebanyak sebelas mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil berpartisipasi aktif dalam Program Kampus Mengajar, sebuah inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Program ini dirancang untuk memberikan pendampingan belajar bagi siswa sekolah dasar dan menengah di berbagai daerah di Jawa Barat serta meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa dalam dunia pendidikan dasar.
Para mahasiswa tidak hanya fokus pada pengajaran mata pelajaran umum, tetapi juga mengadakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Mereka membantu siswa mengembangkan keterampilan hidup (life skills), keterampilan seni, dan kreativitas melalui pelatihan kuliner serta praktik seni kerajinan tangan.
Inovasi dalam metode pembelajaran ini diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar siswa dan menjembatani pendidikan akademik dengan keterampilan praktis.
Program Kampus Mengajar juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk bekerja sama dengan guru-guru lokal dalam merancang program pengajaran yang efektif, mendukung keterampilan siswa, serta mengasah kemampuan pedagogi mahasiswa.
Salah satu mahasiswa peserta menyatakan, “Kami sangat senang bisa berkontribusi dalam Program Kampus Mengajar. Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk menerapkan ilmu yang didapat di kampus dan sekaligus membantu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.”
Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah berdampak positif dalam pengembangan siswa dan potensi kewirausahaan pada usia dini.
Partisipasi mahasiswa PKK UPI di Program Kampus Mengajar menunjukkan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung pendidikan dasar dan membentuk generasi penerus yang cerdas dan inovatif di Jawa Barat.







