Eksplorasi Ilmu dan Budaya di Serambi Mekkah: Mahasiswa PKK UPI Ikuti Program PMM di Universitas Syiah Kuala

By. Admin in Berita

Eksplorasi Ilmu dan Budaya di Serambi Mekkah: Mahasiswa PKK UPI Ikuti Program PMM di Universitas Syiah Kuala

Banda Aceh, Agustus 2024 – Intan Nurul Ilmi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2022, telah berhasil menyelesaikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Aceh. Program ini memberikan kesempatan bagi Intan untuk memperluas wawasan di bidang akademik sekaligus mengenal budaya lokal yang kaya, khas daerah berjuluk Serambi Mekkah.

Selama menjalani PMM, Intan mengambil sejumlah mata kuliah yang relevan dengan bidang studinya, termasuk kerajinan, sanitasi makanan, dan pengasuhan anak usia dini. Mata kuliah tersebut tidak hanya memperkaya kompetensinya sebagai mahasiswa PKK tetapi juga memberikan ilmu yang dapat diterapkan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Intan menekankan bahwa pengalaman ini membantunya mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompetitif.

Namun, program ini bukan hanya tentang pembelajaran akademik. Intan juga mendapatkan pengalaman langsung terkait keberagaman sosial dan budaya. “Program ini memberikan saya kesempatan untuk mengenal tradisi masyarakat Aceh yang begitu kaya dan penuh makna. Selain itu, saya juga bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai daerah yang membuka sudut pandang saya terhadap kehidupan,” ungkap Intan.

Melalui interaksi dengan masyarakat dan mahasiswa lokal, Intan mampu mengasah keterampilan interpersonal dan komunikasi lintas budaya. Ia belajar beradaptasi dengan kebiasaan dan tradisi baru, yang menurutnya akan sangat berguna dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Program PMM ini juga diapresiasi oleh Prodi PKK UPI. Menurut pihak program studi, keberhasilan Intan di Aceh menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk turut berpartisipasi dalam program serupa. Dengan mengikuti PMM, mahasiswa tidak hanya memperdalam pengetahuan akademik tetapi juga membangun jejaring dan memperkaya pengalaman pribadi.

Keberhasilan Intan menunjukkan bahwa eksplorasi lintas budaya memiliki dampak positif terhadap pengembangan diri, baik secara akademik maupun profesional. Prodi PKK UPI berharap lebih banyak mahasiswa termotivasi untuk mengikuti program ini di masa mendatang.