Profil Kurikulum Prodi PKK UPI

Profil Kurikulum Prodi PKK UPI

Pokok Pikiran

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat perlu direspon oleh perguruan tinggi dengan cara mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, dan tuntutan stakeholder. Sekaitan dengan itu, secara sistematis Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK UPI mengembangkan kurikulumnya sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

Pengembangan kurikulum Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, mengacu pada landasan pengembangan kurikulum FPTK UPI yang didasarkan pada beberapa landasan filosofi dan yuridis formal. Landasan tersebut diantaranya: (1) Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2) Undang-Undangn No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, (3) Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, (4) Kepmendiknas No. 232 tahun 2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum dan Penilaian Hasil Belajar Perguruan Tinggi, (5) Kepmendiknas No. 045/ tahun 2002 tentang Krikulum Inti Perguruan Tingg, (6) Keputusan Senat Akademik UPI No. 2 tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Tenaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTPTK) dan (7) Permendiknas No. 8 tahun 2009 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan. Pengembangan kurikulum FPTK UPI dilandasi oleh prinsip-prinsip relevansi, kontinuitas dan fleksibilitas dan berorientasi pada kualitas dan daya saing lulusan




Proses Pembelajaran

Proses Pembelajaran


  1. Penyelenggaraan perkuliahan pada program studi PKK merujuk pada prosedur UPI, yaitu dengan menerapkan sistem kredit semester yang terdiri dari 16 kali pertemuan termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
  2. Perkuliahan untuk setiap mata kuliah disesuaikan dengan karateristik dari masing-masing mata kuliah, yaitu ada yang dilaksanakan oleh satu orang dosen sebagai pengampu mata kuliah dan ada yang dilaksanakan oleh tim dosen.
  3. Pembelajaran dapat dilaksanakan dalam bentuk perkuliahan teori di kelas, survey ke lembaga pendidikan dan non kependidikan, praktikum di laboratorium, Praktek Industri, PPL dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
  4. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning, Competency based Training, Work based Learning,Production based Training, Learning by Doing dan Pembelajaran berbasis Industri; yang dilengkapi dengan media pembelajaran inovatif melalui pemanfaatan teknologi informasi, seperti: multi media, media sumber elektronik off line dan media sumber elektronik on line.
  5. Jenis tugas yang diberikan kepada mahasiswa dapat berupa tugas terstruktur, atau tugas mandiri dengan beban tugas sesuai dengan bobot   sks dari mata kuliah yang ditempuhnya. Tugas tersebut dapat dalam bentuk laporan buku, laporan bab, makalah, RPP, laporan praktikum, laporan diskusi dan laporan observasi lapangan.

Penilaian

Penilaian


  1. Kelulusan mahasiswa dalam mata kuliah ditetapkan berdasarkan hasil belajar mahasiswa secara komprehensif, yaitu dari aktivitas di kelas dalam mengikuti perkuliahan, pengerjaan tugas, penyajian dan partisipasi dalam diskusi, Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS) dan kehadiran dalam perkuliahan.
  2. Penetapan kelulusan menggunakan aturan Pendekatan Acuan Patokan (PAP), Pendekatan Acuan Norma (PAN), atau gabungan keduanya yang disesuaikan dengan karakteristik hasil belajar yang dievaluasi.
  3. Nilai akhir mata kuliah dinyatakan dengan nilai bobot sebagai berikut:
    No Nilai Standar Seratus Standar Empat
    1 A 90 - 100 4
    2 A- 85 - 89 3,7
    3 B+ 80 - 84 3,4
    4 B 75 - 74 3,0
    5 B- 70 - 74 2,7
    6 C+ 65 - 69 2,4
    7 C 60 - 64 2,0
    8 E >= 60 >= 1,9
  4. Penilaian keberhasilan studi semester dilakukan pada setiap akhir semester meliputi seluruh mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa selama satu semester (IP), dihitung sampai dua desimal yang akan dijadikan patokan beban studi yang boleh ditempuh pada semester berikutnya; dengan menggunakan rumus IP sebagai berikut:

    Keterangan :
    x = nilai mata kuliah
    y = satuan kredit semester (  sks) untuk mata kuliah tersebut
  5. Penentuan yudisium sebagai pernyataan kualitatif dari hasil belajar mahsiswa Program Studi PKK pada akhir jenjang pendidikan, merujuk pada ketentuan UPI tentang perhitungan IPK dan penetapan derajat yudisium IPK (Cum Laude = 3,50 – 4,00; Sangat Memuaskan = 2,75 – 3,49; Memuaskan = 2,50 – 2,74).



Struktur Kurikulum Prodi PKK

Struktur Kurikulum Prodi PKK


a. Mata Kuliah Umum (MKU) 14   sks
b. Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK) 12   sks
c. Mata Kuliah Keahlian Profesi (MKPP) Jurusan/Program Studi 11   sks
d. Mata Kuliah Program Pengalaman Lapangan (MKPPL) 4     sks
e. Mata Kuliah Keahlian Fakultas (MKKF) 6     sks
f. Mata Kuliah Keahlian (MKK) Jurusan/Program Studi 81   sks
g. Mata Kuliah Keilmuan dan Keahlian Pilihan Program Studi 16   sks