Home Economic's Education

Discover Services We are Provided

Education

Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses perkuliahan yang berkualitas

Research

Langkah yang disumbangsihkan untuk bangsa agar semakin maju dan berkembang

Dedication

Bentuk kepedulian dari akademisi untuk pembangunan masyarakat madani

Tentang Kami

Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga

Sekilas tentang kami.

Kami merupakan sebuah wadah pendidikan dalam mengembangkan kompetensi di bidang Kesejahteraan Keluarga. Berada di dalam naungan Departemen PKK, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia. Sesuai dengan perkembangan IPTEKS dan era globalisasi serta tuntutan Stakeholders, program studi PKK berupaya untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas yaitu sarjana pendidikan yang secara akademis dan professional berkontribusi bagi peningkatan mutu sumber daya manusia.

Bidang keilmuan dan keahlian yang dikembangkan pada Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga berdasarkan peminatan meliputi:

  • Pekerjaan Sosial
  • Akomodasi Perhotelan
  • Prakarya
  • Ilmu Keluarga

Anda adalah Staf Akademik Prodi PKK Universitas Pendidikan Indonesia?

Daftarkan akun Anda untuk mengelola data Anda pada website atau login menggunakan tombol dibawah ini

Register Login

Download Dokumen Info Akademik

Klik tombol Download disamping untuk mendapatkan dokumen penting prodi pendidikan kesejahteraan keluarga

Galeri Kekinian

Check Our Recent Activities

  • All Images
  • 2016
  • 2017

Agenda Prodi

Jadwal Agenda Prodi PKK

Berita Prodi

Our Latest Articles and News

Ihfa Siti Fahliani, Lulus 3,5 Tahun Sebagai Wisudawan Terbaik FPTK UPI

Usaha tidak akan menghianati hasil, menjadi motto hidup Ihfa (21) terbukti saat kuliah di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK UPI). Sejak kelas 3 SMA, Ihfa sangat berusaha agar dapat lolos ke Perguruan Tinggi Negeri khususnya UPI, dengan cara mengikuti bimbingan belajar intensif yang biayanya tidak murah.

"Saat itu bingung harus memilih jurusan apa, sampai akhirnya memilih prodi PKK sebagai pilihan pertama ketika akan melaksanakan tes SBMPTN. Setelah pegumuman dan melihat hasilnya menjadi bukti nyata bahwa usaha yang telah dia lakukan dapat membuahkan hasil yang diinginkan yaitu diterimanya melanjutkan jenjang pendidikan di UPI yang dimana untuk mendapatkan hasil tersebut sangatlah tidak mudah, "ujar Ihfa.

Putri ketiga dari pasangan Bapak Hambali dan Ibu Dedeh Latifah ini meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi 3,83 dengan indeks prestasi cumlaude dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang Sarjana Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia (FPTK) pada acara Wisuda Gelombang I Universitas Pendidikan Indonesia 2021.

Ihfa menempuh masa studi lebih cepat dari umumnya yaitu selama 3,5 tahun sejak dirinya diterima sebagai mahasiswa UPI melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun 2017. Ihfa aktif di Komunitas kemanusiaan, Pada tahun 2019 - Sekarang menjabat sebagai Anggota. "Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan banyak nikmat, keberkahan, dan kelancaran saat kuliah tidak lupa juga berterima kasih kepada orang tua tercinta, atas seluruh nasihat, perhatian, dukungan dan kasih sayangnya, terima kasih kepada seluruh Dosen Prodi PKK FPTK UPI, yang dengan sabar mengajari saya dan teman-teman, khususnya untuk kedua dosen pembimbing skripsi saya yaitu Dra. Neni Rohaeni, M.Pd. dan Dr. Hj. Yoyoh Jubaedah, M.Pd. yang sangat membantu serta memudakan saya saat melakukan penelitian skripsi, dan kepada seluruh teman sepejuangan khususnya para sahabat saya yang telah mewarnai kehidupa perkuliahan menjadi menyenangkan,"tutur ihfa.

"Dengan manajemen waktu yang baik, apapun yang akan dikerjakan Insya Allah akan menjadi lebih mudah dan tidak berantakan karena tidak menunda-nunda proses yang sudah ada tapi menyelesaikan hal tersebut perlahan satu per satu sehingga selesai dengan tepat waktu dan sesuai keingina, "tambah Ihfa

Ihfa menjadi salah satu mahasiswa yang pintar dalam membagi waktu dalam menjalani aktivitasnya sehari - hari dan mampu mnyelesaikan KKN, PPL, Skripsi dalam 1 semester di semester 7, Ihfa menjadi salah satu mahasiswa FPTK UPI yang dapat mengikui wisuda Gelombang I Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2021 untuk Program Studi Diploma (D3) dan Sarjana (S1), dan menjadi wisudawan terbaik di FPTK UPI yang diundang menghadiri gelaran wisuda Gelombang I gelaran Wisuda di Gedung Ahmad Sanusi UPI untuk menerima Ijazah langsung yang diberikan oleh Dekan FPTK UPI.


Berita diambil dari : http://fptk.upi.edu/read/post/ihfa-siti-fahliani-,-wisudawan-terbaik-jenjang-sarjana-fptk-upi-dengan-ipk-3,83-

Prodi PKK UPI menerapkan program seminar skripsi secara daring bagi para mahasiswanya

Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Prodi PKK), DPKK - Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah menerapkan program seminar skripsi secara daring (online) bagi para mahasiswanya. Terhitung sampai saat ini, telah dilakukan sebanyak empat kali seminar skripsi yang dilakukan secara daring. Penerapan seminar skripsi secara daring ini merupakan respon dari adanya Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. Juga sesuai dengan arahan dari Universitas, bahwa semua proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Dr. Yani Achdiyani, M.Si. selaku Ketua Prodi PKK mengatakan, baik dosen maupun mahasiswa menyambut baik program seminar skripsi daring tersebut. Prodi pun akan selalu menerima segala bentuk masukan, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk kedepannya. "Seiring dengan berjalannya waktu prodi akan melakukan evaluasi berdasarkan masukan dari tim dosen, tim tenaga kependidikan, dan para mahasiswa untuk perbaikan sistem tersebut," katanya.

Bukan hanya seminar skripsi, Prodi PKK juga tetap menjalankan perkuliahan dengan lancar walaupun tidak dilakukan dengan tatap muka. Program seminar skripsi dan perkuliahan ini dilakukan dengan Zoom meeting.

Yani Achdiyani juga mengatakan, adanya pandemi Covid-19 ini memberikan hikmah baik bagi dosen maupun mahasiswa. Dosen menjadi lebih variatif dalam menggunakan media pembelajaran. Begitu juga dengan mahasiswa menjadi lebih aktif dalam belajar.

Seminar, Talkshhow, dan Temu Alumni Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK UPI

Pada hari Sabtu/29 Februari 2020, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK UPI mengadakan kegiatan Seminar dan Temu Alumni Prodi PKK dari angkatan tahun 2007 hingga angkatan 2015 bertempat di Auditorium FPTK lantai 4 Univesitas Pendidikan Indonesia . Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Ir. Dewi Sartika, M. Si. hadir sebagai narasumber pada acara Seminar dalam kegiatan Temu Alumni tersebut. Selain itu, beberapa alumni Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga yang telah berprestasi  dalam bidang Pendidikan maupun Industri, turut menjadi pembicara dalam talkshow kegiatan Temu Alumni. Peserta yang hadir tidak hanya dari alumni Prodi PKK, Mahasiswa angkatan 2016, 2017, 2018, dan 2019 sangat bersemangat dan antusias mengikuti acara Seminar dan Temu Alumni Prodi PKK, terbukti dengan jumlah peserta diatas 150 orang yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dosen PKK, dekan FPTK UPI, serta pembicara seminar.

Dekan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M. Pd., M.T. turut hadir sekaligus membuka acara Seminar dan Temu Alumni dengan tema "Peran Dan Tantangan  Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga  di Era Revolusi Industri 4.0." 

Di era revolusi industri 4.0 ini akan ada beberapa pekerjaan yang hilang dan digantikan dengan pekerjaan yang baru. SDM saat ini dituntut untuk memilki kompetensi komunikasi dan bahasa, problem solving, kreatifitas, coding dan membaca data, serta kerjasama dengan tim. 

Isu yang terjadi di dunia pendidikan sendiri yaitu lulusan SMK menjadi penyumbang penggangguran terbanyak di Indonesia. Padahal capaian dari lulusan SMK itu dapat bekerja, melanjutkan, atau berwirausaha. Untuk itu terdapat strategi untuk meningkatkan kompetensi peserta didik SMK yaitu salah satu caranya dengan menggabungkan revilitalisasi untuk SMK.

Budaya industri yaitu budaya bersaing, tepat waktu, kerja keras dan sebagainya harus masuk pada proses pembelajaran di SMK. Oleh karena itu di beberapa SMK terdapat TEFA atau Teaching Factory. Pembelajaran Teaching Factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Kualitas produk yang dihasilkan oleh TEFA ini sama dengan industri.

Dalam Sambutannya, Dekan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI, Prof. Dr. Mokh. Syaom Barliana, M. Pd., M.T. mengatakan, "Program studi PKK mempelajari mengenai ilmu-ilmu keluarga yang lulusannya diharapkan dapat Menjadi Pendidik pada jalur pendidikan formal sebagai Guru PKK di SMK Bidang Keahlian: Akomodasi Perhotelan; Pekerjaan Sosial; produk kriya; dan Guru SMP bidang Prakarya); Menjadi Pendidik pada jalur pendidikan non formal (sebagai instruktur pelatihan bidang Sosial,  Housekeeping, dan Prakarya) serta sebagai konsultan dan penyuluh Keluarga di Instansi Pemerintahan dan swasta di bidang kesejahteraan keluarga."  

Melalui kegiatan Seminar dan Temu Alumni serta talkshow oleh alumni Prodi PKK UPI, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama alumni Prodi PKK, serta bermanfaat bagi Prodi PKK dan mahasiswa Prodi PKK mengenai peluang kerja yang ada di lapangan dan kebutuhan stake holder.